Home » » Jalur Koneksi grounding listrik di Rumah

Jalur Koneksi grounding listrik di Rumah

Setelah sebelumnya Saya posting artikel yang berjudul "cara memasang grounding Listrik", sekarang saatnya mengetahui bagaimana sebuah jalur instalasi grounding sampai ke peralatan listrik, bila Anda telah membaca artikel Saya yang berjudul "Arti dan Fungsi Arde atau Grounding" maka akan diketahui arti dan manfaat grounding yang terpasang di rumah.

Untuk mendapatkan segala manfaat grounding maka pastikan koneksi grounding tidak terputus dari mulai KWH sampai ke peralatan listrik yang kita gunakan sehari-hari melalui stopkontak. Untuk peralatan listrik dengan kapasitas cukup besar atau sering kita gunakan/sentuh sehari-hari seperti TV, Rice-cooker, setrika listrik, kabel rol, mesin air, kulkas, sebaiknya menggunakan colokan listrik dengan fasilitas grounding ini.

steker + grounding
Grounding pada Steker
Jalur Koneksi Kabel grounding:

Awalnya, Grounding bersumber dari pipa rod yang tertancap ke dalam tahan, kabel grounding akan disambungkan ke KWH. Dari MCB Box atau KWH meter, kabel grounding yang berwarna hijau strip kuning ini bersama dengan kabel phase dan netral akan melewati seluruh instalasi listrik rumah dan akhirnya terkoneksi di stop kontak.

Koneksi Grounding pada Stop Kontak

stopkontak = grounding
Grounding pada stopkontak
kabel grounding akan dikoneksikan pada sebuah stopkontak yakni terpasang pada sasis stopkontak tersebut, bila Anda melihat sebuah stopkontak maka di sana akan terlihat dua buah plat kecil yang terdapat di dalam bagian pinggir sebuah stopkontak, plat tersebutlah yang terkoneksi dengan grounding, dan nantinya plat tersebut akan bertemu dengan plat pasangaannya yang terdapat pada steker.

Jalur grounding yang terpasang pada instalasi listrik di rumah tidak akan bermanfaat bila tidak tersambung ke stopkontak. setiap stopkontak layaknya memiliki grounding, terutama bila dipasang pada peralatan elektronik seperti kulkas, mesin air, dan lain-lain.

Artikel terkait: